Sabtu, 06 Oktober 2012

Satu


Masih ingatkah kau pada puisi cinta yang kubisikkan padamu dulu?
Kita satu, maka nafasku adalah nafasmu
Senyumku selalu senyummu
Tapi tidak untuk tangisku
Karena perih tangis yang ku ratapi selalu tangisku, bukan tangismu
Maka tersenyumlah


Atika, 13th, kelas 1 SMP